Sabtu, 30 Oktober 2021

meramal kematiann karena covid

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Hujan di sore hari.
Padahal, Saat persiapan tadi belum hujan.
Jadi Suara Jelek karena aku pakai
Noise Reduction. Maaf.
Kali ini
Saya ingin bercerita tentang wawancara , wartawati BBC 
British, Inggris, mbak Kharisma yang berdarah India
pada Presiden Jokowi.
yang mempertanyakan apa TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH 
terhadap 165.000 kematian karena CoViD per Oktober 2021
Saya rasa masalah tanggung jawab itu juga harus ditanyakan 
pada presiden USA Joe Biden, PM UK Boris Johnson dan PM India Narendra Modi,
 disana tingkat kematian berlipat lebih banyak dibandingkan Indonesia.
Menurut saya, tidak ada satupun Pemerintah yang harus bertanggung jawab 
terhadap kematian di masa Pandemi, yang BIJAK adalah 
APA PENCEGAHAN agar berikutnya bisa dikurangi.
Tapi menurut saya, total kematian karena CoViD 19 ini di Indonesia,
 tidak berpengaruh secara Signifikan terhadap 
TOTAL KEMATIAN PERTAHUN DI INDONESIA.
Antara 2010 - 2017 kematian pertahun di Indonesia sebesar 1,6 jutaan an...
Dan antara th 2018- 2020 sebesar 1,7 juta an pertahun.
Ramalan saya, Total kematian di Indonesia 2021 tidak lebih besar dari 1,81 juta
dengan Kematian karena Covid sebesar 150.000 th 2021
 atau total 210.000 (20&21) an artinya hanya 8 pct pa.
Jika Peramal Tarot, Dargo menyatakan awal 2022 ini
 kematian karena CoViD mencapai jutaan
kalau total kematian sih iya, tapi menurut aku hanya 1,8 jutaan
dimana yg 8 persen karena CoViD
Jadi naik sedikit dibanding tahun sebelumnya
karena jumlah penduduk nya juga naik sedikit 
Ramalan saya dengan Ilmu Statistik
menggunakan Persamaan garis Linier dan Non Linier.
Sepertinya, yang meninggal karena CoViD ini
KEBANYAKAN karena penyakit bawaan, ditambah stress serta fisik lemah
jadi CoViD-19 sebagai pemercepat.
Sebagaian besar yang sembuh 
karena tidak ada penyakit bawaan
serta fisik yang terjaga dan 
rasa optimis yang tinggi.
Jadi Jika Dargo yang dengan Kartu Tarot, 
meramalkan kematian awal 2022 adalah Jutaan
maka Ramalan Saya dengan Ilmu Statistik, melalui 
Persamaan Linier dan Lengkung adalah paling banyak 210.000 an
Ramalan atau Forecast Ilmu Statistik didasarkan pada data lalu
dengan mempertimbangkan informasi kuantitatif juga seperti 
vaksinasi dan penambahan kapasitas rumah sakit.
Dan saya merasa bangga sekali 
atas jawaban Presiden Jokowi atas pertanyaan BERGAYA HATERS dari wartawati BBC tsb.
Usaha Indonesia adalah meningkatkan
jumlah terVaksin dan jumlah fasilitas ketersediaan
Ruang dan Tenaga Medis Se Indonesia
untuk mencegah melonjaknya jumlah kematian.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Rain in afternoon.
In fact, while in preparation had not rained yet.
So Sounds not clear because I use it
Noise Reduction. Sorry.
This time
I want to tell you about the interview, BBC reporter
British, British, Ms. Kharisma who is of Indian blood
to President Jokowi.
who questioned what the GOVERNMENT'S RESPONSIBILITY
against 165,000 deaths due to CoViD as of October 2021
I think that responsibility issue should also be asked
to USA president Joe Biden, UK PM Boris Johnson and Indian PM Narendra Modi,
 there the death rate is more than doubled in Indonesia.
In my opinion, no one government should be held responsible
on death during the Pandemic, the WISE question  is
WHAT IS PREVENTION so that victim of pandemi can be reduced.
But in my opinion, the total number of deaths due to CoViD 19 in Indonesia,
 does not have a significant effect on
TOTAL DEATH A YEAR IN INDONESIA.
Between 2010 - 2017 deaths per year in Indonesia amounted to 1.6 millions of...
And between 2018-2020 it is 1.7 million per year.
My prediction is that the total deaths in Indonesia in 2021 will not be greater than 1.81 million
with Covid-19 deaths of 150,000 in 2021
 or a total of 210,000 (20&21) which means only 8 pct pa.
If the Tarot fortune teller, Dargo declares this early 2022
 deaths due to CoViD reach millions
if the total death is yes, but I think it's only 1.8 million
where is 8 percent because of CoViD
So it's up a bit compared to the previous year
because the population has also increased slightly
My predictions with Statistics
using Linear and Non Linear equations.
It seems, the one who died from this CoViD
Mostly due to congenital disease, plus stress and physically weak
so CoViD-19 as an accelerator.
Most of the healed
because there is no congenital disease
as well as physically awake and
high optimism.
So If Dargo is with Tarot Cards,
predict death early 2022 is Millions
then My Prediction with Statistics, through
Linear and Curved Equations are at most 210,000 an
Forecast or Forecast Statistics based on past data
taking into account quantitative information as well as
vaccinations and increasing hospital capacity.
And I am so proud
for President Jokowi's answer to the HATERS STYLE question from the BBC reporter.
Indonesia's effort is to increase
number of vaccines and number of facilities available
Room and Medical Personnel in Indonesia
to prevent the death toll from rising

Minggu, 24 Oktober 2021

Pinjaman Online

Saat ini masyarakat kita di hebohkan dengan marak dan sadisnya pinjaman online. Pinjaman online tersebut cara menagihnya buat yg macet (dan dibuat macet) dengan menyerang privasi, mengedit foto peminjam menjadi foto porno dan share kepada teman dan saudara dekat. Sehingga banyak peminjam yang stress dan tidak sedikit yang bunuh diri atau bertindak tidak logis.
Masalahnya adalah kenapa mereka nyasar hingga pinjam online.
Padahal Ustadz sudah bilang jangan pinjam, padahal nabi sendiri 2 kali pinjam pada Yahudi. Yg pertama pinjam dengan mengembalikan kambing yang lebih dewasa. Dan yang kedua, saat wafat, beliau masih menanggung pinjaman 2 Shaq gandum yang diberikan pada borang fakir.
Jadi menurut saya, pinjaman itu boleh, yang tidak boleh adalah riba atau pengembalian yang berlipat lipat.
Seperti contoh, ada orang yang pinjam 20 juta dan bunganya 8 juta per bulan, itu jelas Riba. Tapi bila bunganya masuk akal seperti pinjam pada bank umum dengan bunga 10 sampai 15 persen setahun, itu jelas bukan riba karena masih ada lebih keuntungan bila untuk usaha. Sama dengan yang dicontohkan nabi membayar lebih tapi tidak berlipat-lipat.