Senin, 19 Februari 2018

Teknologi tak terjangkau rakyat, Ide untuk Bp Jokowi

Kehidupan rakyat kecil di pesisir dan pedesaan tampaknya berhenti secara teknologi.
Penjemuran ikan asin, tetap melibatkan lalat yg mengerubungi. Cepat2 diangkut atau ditutupi bila hujan tiba.
Menjemur gabahpun meski tanpa lalat tetap ketakutan terhadap hujan.
Penjual ikan, daging ayam dan sapi pun tetap tradisional tanpa pendingin. Tidak ada perubahan persepsi masyarakat, bahwa di es itu barang jelek.
Produsen kuliner tingkat rakyat pun tetap tradisional. Mampu memproduksi tapi tidak mampu melakukan pengemasan.

Tampaknya, peran pemerintah mutlak diperlukan. Karena terbukti rakyat jelata tak mampu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar